Aku berdamai dengan diri sendiri? Katanya aku bisa! Katanya aku kuat! Yaaa.. aku hanya tidak bisa berdamai dengan kamu, dan aku tak bisa berdamai dengan situasi.
Kata BR, memangnya kamu siapa yang kan mengendalikan semuanya sesuai mau mu? Kamu bukan Tuhan. Serahkan saja semuanya padaNya, bukan berarti diam. Lakukan!!! Kalau sudah mentok dan tak tau lagi jalannya, baru serahkan!
Anak-anakmu bukan milikmu, lakukan saja seoptimal mungkin yang kamu bisa. Sebelum melakukan sesuatu, diamlah sejenak, tarik nafas yang dalam kemudian istighfar! Ingat, mereka bukan milikmu!!!
Katanya kemaren: "kamu sekarang udah jarang baca alQur an yah?", hatiku langsung berontak tapi hanya diam yang terwujud. Kamu bilang aku jarang baca alQur an, nah lo kamu?????? Kamu malah lebih betah ngabisin kuota-ku untuk menikmati komikindo mu yang mampu membuat matamu melek berjam jam untuk begadang. Sedangkan aku merasa terabaikan... terabaikan oleh perhatianmu.
Saat kamikindo-mu selesai, mata dan ragumu bisa langsung tak sadarkan diri dalam sekejap... luar biasa. Dan suara ngorokmu yang nyaring memekakkan gendang telinga ini lancar jaya bersenandung sepanjang lelapmu.
Aku iri dengan hidupmu yang sepertinya happy happy aja, santai beibeh... kalau lapar makan, abiz makan BAB, kalau ngantuk tidur lelap didampingi ngorok, dan ragamu makin makmur dengan segala apa yang terjadi. Keren yahhh...
No comments:
Post a Comment