Berada di kondisi yang membingungkan, melibatkan anak-anak dan keluarga ini. Kemaren tubuh i kejang2 beberapa saat tapi i masih dalam kondisi sadar. Kaku rasanya badan2 ini, dilanjutkan dengan mulut yang tak mau bicara karena merasa bosan dan muak mendengar suara sendiri yang sering menyakiti hati anak2 dengan bentakan, walhasil i seperti orang bisu.
I harus bagaimana?
Kepala i seperti berada di awang-awang, tiba2 saja waktu berlalu dan berlari sangat cepat meninggalkan ii di kesemuan.
Andai i bisa mengontrol hati, perasaan dan tindakan ii dikeluarga ini, mungkin i bisa lebih baik.
Andai i bisa mengatur waktu sebaik mungkin melaksanakan agenda yang ii catat mungkin banyak hal yang bisa i kerjakan.
Andai i bisa melakukan semuanya sendiri tanpa adanya emosi dan teriakan serta rengekan tangisan anak mungkin i bisa lebih bergairah menjalankan hidup.
Andai i bisa menahan hawa nafsu ii untuk sekedar makan ini makan itu yang harganya diatas kemampuan ii, mungkin i tak kan perlu memakai uang yang bukan hak ii dan pusing memikirkan bagaimana cara menggantinya.
Andai i bisa lebih sabar lagi
Andai i bisa lebih sadar lagi
Andai i bisa lebih konsisten.
Terimakasih wahai dirimu yang selalu mendampingi kondisi hidup i yang bagai rollercoaster ini, tanpa mengeluh dan menyakiti.
No comments:
Post a Comment